Harga Tiket Masuk Candi Borobudur Terbaru S/d Mei 2019

 

Harga Tiket Masuk Candi Borobudur – Indonesia merupakan wilayah di asia tenggara yang memilik begitu banyak macam budaya. banyak dari peninggalan masa lampau atas perpaduan budaya india dan indonesia yakni candi. candi merupakan bangunan untuk beribadah umat hindu atau buddha. candi prambanan salah satu candi yang di gunakan untuk beribadah umat hindu yang terletak di wilayah timur kota yogyakarta. dan satu lagi candi yang sangat megah dan terbesar di asia candi borobudur. Candi Borobudur merupakan salah satu candi buddha terbesar di dunia dan terdapat di indonesia. megahnya arsitektur candi borobudur dinobatkan oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia. Candi Borobudur memiliki 2672 panel relief, 504 arca Buddha, dan 72 stupa yang menghiasinya. Didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana tepatnya pada abad ke-8 masehi saat masa pemerintahan wangsa Syailendra.Tempat wisata ini dapat dijadikan alternatif liburan bagi keluarga. Selain untuk berwisata, tempat ini juga dapat dijadikan edukasi bagi anak-anak untuk lebih mengenal salah satu dari 7 keajaiban yang ada di dunia. Hal yang menarik dari tempat ini adalah batuan yang tersusun rapi tanpa adanya perekat, maksudnya adalah hanya bongkahan batu yang tertumpuk. Harga tiket masuk Candi Borobudur cukup ekonomis dan sebanding dengan apa yang tersaji didalamnya. Alangkah baiknya untuk mengetahui. wisata ke candi borobudur bisa bermanfaat banyak buat kita. selain liburan, sekaligus kita juga bisa belajar tentang sejarah dan mengagumi hebatnya budaya indonesia.candi borobudur merupakan pusat berkembangnya agama Budha saat itu sampai pada akhirnya ditelantarkan. mungkin penyebabnya serangkaian letusan gunung berapi pada waktu itu, yang menyebabkan penduduk berpindah ke tempat lain yang lebih aman. adapun pendapat lain ketika tempat itu ditinggalkan setelah agama islam menyebar ke tanah jawa.
Terlantar, saat itu alam pun mulai kembali menyelimutinya. candi borobudur yang terlihat megah kala itu tertutupi tanah dan pepohonan sehingga benar-benar menjadi seperti bukit. hingga, pada akhirnya lewat mitos masyarakat candi borobudur pun tetap hidup. hingga pada akhirnya pada tahun 1814 saat pulau jawa di bawah kendali inggris atas kepemimpinan gubernur jendral Thomas Stamford Raffles, menerima kabar bahwa  terdapat bangunan kuno besar di hutan dekat desa Bumisegoro. lalu  raffles pun mengutus HC cornelius, insinyur belanda, untuk menyelidikinya. dan hasilnya memang benar adanya bangunan kuno tersebut. pada tahun 1835  pejabat hindia belanda meneruskan hal ini, berkat pekerjaanya tersebut candi mulai terlihat dan memicu rasa ingin tahun para ilmuwan. pada masa itu candi borobudur mengalami korban jarahan, banyak patung dan bagian-bagian lain dari candi yang dijual dan dimiliki pihak lain, bahkan negara lain. akhirnya pada tahun 1973, pemerintahan indonesia mengajukan pemugaran terhadap candi borobudur atas peninggalan sejarah tersebut. akhirnya pada tahun 1991 UNESCO menetapakan sebagai situs warisan budaya.
harga tiket masuk candi borobudur terlebih dahulu untuk mempersiapkan budget yang hendak anda bawa ke tempat wisata ini. Selengkapnya simak ulasan dibawah ini.

Zona

di candi borobudur sendiri memiliki relief, panel  dan stupa yang menghiasi dinding dengan pahatan batu. sekarang ini candi borobudur sebagai tempat tujuan wisata favorit di jawa tengah. tak hanya sebagai tempat wisata candi borobudur juga menjadi tempat ziarah bagi umat Budha di Indonesia. selain megahnya bangunan candi borobudur yang menjadikan unik dari candi tersebut adalah pahatan Budha dan relief dinding yang sangat indah.

Terdapat 3 zona yang ada di Candi Borobudur, berikut penjelasannya:
1. Kamadhatu

Zona pertama yaitu bernama Kamadhatu, diberi nama Kamadhatu karena memiliki filosofi yang mencerminkan alam dunia yang terlihat dan sedang dialami oleh manusia sekarang. Pada zona ini terdapat 160 relief yang menjelaskan hukum sebab akibat atau Karmawibhangga Sutra. Relief disini begitu jelas digambarkan mengenai sifat dan nafsu manusia yang terjadi di waktu ini seperti membunuh, merampok, memperkosa, fitnah, dan penyiksaan. Tudung stupa yang terdapat pada bagian dasar di zona Kamadhatu ini sengaja dibuka secara permanen, dengan tujuan agar pengunjung dapat melihat keindahan relief yang tersembunyi di bagian bawah.
 2. Rupadhatu
Zona kedua yang terdapat di Candi Borobudur bernama Rupadhatu. Nama Rupadhatu dipilih karena memiliki arti sebagai alam peralihan, maksudnya adalah manusia telah dibebaskan dari urusan dunia. Disini terdapat 328 patung Buddha yang begitu indah dan juga memiliki hiasan relief pada ukirannya. Sebuah penelitian menurut manuskrip Sansekerta pada bagian ini terdiri dari 1300 relief yang berupa Gandhawyuha, Jataka, Lalitawistara, dan Awadana yang membentang sejauh 2,5 kilometer dengan total hingga 1212 panel.
 3. Arupadhatu
Zona ketiga ini merupakan tempat yang sangat sakral, dinamakan Arupadhatu karena memiliki arti alam tertinggi, rumah Tuhan. Tempat ini memiliki tiga serambi dengan bentuk lingkaran yang mengarah ke kubah dan menggambarkan tentang kebangkitan dari dunia. Tidak terdapat ornamen, relief, maupun hiasan yang menggambarkan dari kemurnian tertinggi ini. Serambi yang terdapat pada Arupadhatu terdiri dari stupa berbentuk lingkaran yang berlubang, lonceng terbalik, dan berisikan patung Buddha yang mengarah ke bagian luar candi. Setidaknya terdapat 72 stupa yang ada di Arupadhatu ini.

Sunrise Borobudur

salah satu yang menjadi daya tarik candi borobudur merupakan Sunrise pada pagi hari yang sangat di incar oleh wisatawan. panorama sunrise di puncak candi memang sangat indah jika kita abadikan. tak heran jika banyak orang untuk mengeluarkan uang hanya untuk melihat sunrise ini. sayangnya, paket untuk wisatawan domestik Rp. 325.000 (dewasa) dan Rp 162.500 (anak-anak) sudah termasuk snack dan minum, tetapi anda akan sebanding dengan pemandangan yang akan anda dapatkan.

/* */